https://www.riaulapor.com


  • Copyright © riaulapor.com
    All Right Reserved.
    By : Aditya

    Polres Rohil Tangkap Enam Tersangka Diduga Pelaku Illegal Mining

    Barang bukti Alat Berat Jenis Excavator yang diamankan pihak Polres Rokan Hilir.

    RiauLapor.com, Pekanbaru - Diduga melakukan penambangan tanah urug ilegal di jalan lintas Riau-Sumut Balam Km 5 Balam Kecamatan Bangko Pusako, enam pemuda diamankan Satreskrim Polres Rokan Hilir (Rohil), Jumat (13/1/2023).

    Enam tersangka yang diamankan yaitu inisial PT (31) operator alat berat, R (25) tukang catat, serta empat orang sopir truk yaitu MDS (31), K (50), P (25) dan YS (33).

    Hal itu diungkap oleh Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, ia menyebutkan keenam pelaku digrebek usai pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada dugaan tindak pidana pertambangan mineral dan batu bara secara ilegal.

    Saat tiba di TKP, tim Satreskrim Polres Rohil melihat sebuah alat berat dan beberapa mobil dump truck tengah melakukan aktivitas penambangan tanah urug. Namun saat dimintai surat tugas dan izin yang dimiliki atas penambangan tersebut, pihak operator mengaku tidak mengetahui.

    "Pihak operator mengaku tidak mengetahui terkait perizinan dan hanya tahu tanah tersebut dijual kepada warga sekitar," terang Andrian, Selasa (17/1/2023).

    Berdasarkan hasil interogasi, keenam pria ini hanyalah pekerja dan mengambil upah dari operasi kegiatan penambangan ilegal tersebut.

    "Kami masih berkoordinasi dengan ahli minerba dan memeriksa keterangan dari para saksi. Para tersangka disangkakan atas pasal 158 Jo Pasal 35 UU nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara," pungkasnya.

    Selain meringkus keenam pelaku diduga penambangan ilegal itu, aparat kepolisian juga menyita sebuah alat berat jenis Excavator dan mobil dump truck yang berada di lokasi.