https://www.riaulapor.com


  • Copyright © riaulapor.com
    All Right Reserved.
    By : Aditya

    Perampok di Gerai BRI Link Belum Tertangkap, Kapolresta Pekanbaru: Gambaran Pelaku Sudah Dipelajari

    Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH

    Pekanbaru, RiauLapor.com - Pelaku perampokan bersenjata api di Gerai BRI Link Jalan Al Muhajirin, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, yang terjadi pada Minggu, 19 Februari 2023 sekitar pukul 08.36 WIB Lalu, hingga saat ini masih belum terungkap.

    Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi mengatakan, saat ini pihak Polresta Pekanbaru sudah menemukan titik terang pelaku.

    "Saat ini, gambaran pelaku serta senjata yang digunakan pelaku sudah kita pelajari dan mulai menemukan titik terang. Semoga dalam waktu dekat kita tangkap. Mohon doa restunya," ujar Kombes Pria Budi, Kamis (16/3/2023) di Pekanbaru.

    Selanjutnya, Kapolres menerangkan bahwa diduga pelaku perampokan di BRI Link dan di Toko Retail Alfamart Kubang memiliki kemiripan dan kesamaan.

    "Dari ciri-ciri pelaku perampokan di BRI Link dan Alfamart, ada sedikit kesamaan. Doakan saja cepat tertangkap," pungkasnya.

    Baca Juga: Viral, Gerai Agen BRI Link di Pekanbaru Dirampok Seorang Pria Bersenjata Api

    Diberitakan sebelumnya, Gerai BRI Link dan Presiden Laundry yang berada di jalan Al Jihat, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Disatroni rampok diduga bersenjata api. Minggu (19/2/2023), sekira pukul 08.36 Wib.

    Dalam rekaman CCTv, terlihat seorang pria saat melakukan perampokan dengan menodongkan pistol kearah seorang wanita yang ada di gerai tersebut. Atas peristiwa tersebut, uang yang ada di BRI Link sebesar 17 juta rupiah berhasil dibawa lari perampok.

    "Pada Minggu pagi, pelaku datang ke gerai BRI link menggunakan sepeda motor jenis Vario 160 warna Abu-abu," ujar Kasat reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, Senin, 20 Februari 2023.

     

    Usai masuk gerai BRI link pelaku pura-pura bertanya kepada Putri apakah bisa melakukan penarikan tunai pada gerai tersebut. Kemudian, pelaku langsung mengeluarkan senjata api dari pinggangnya dan menodongkan ke korban sambil berkata 'jangan teriak, kalau teriak saya tembak," terang Andrie.

    Saat peristiwa itu, pelaku berhasil mengambil dompet korban yang berisi uang Rp.17 juta, kemudian pelaku kabur menggunakan kendaraan roda dua.