https://www.riaulapor.com


  • Copyright © riaulapor.com
    All Right Reserved.
    By : Aditya

    Pecatan Polisi Diamankan, Ditresnarkoba Sita 2 Kg Sabu dan Airsoftgun

    Dokumentasi Istimewa

    Pekanbaru, RiauLapor.com -- Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap Seorang pria pecatan polisi inisial FH (36) karena kedapatan mengedarkan sabu. Dulunya, dia dipecat juga karena kasus narkoba sebagai pengguna.

    Tak tanggung-tanggung, dari tangan FH ditemukan sabu dengan berat sekitar 1 kilogram. Dia ditangkap bersama 5 pelaku narkoba lainnya.

    Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Manang Soebekti menyebutkan FH dipecat dari anggota Polri pada 2023. Pangkat terakhirnya Brigadir sebelum dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

    "FH di PTDH juga karena narkoba. Dia terakhir bertugas di Yanma Polda Riau dengan pangkat Brigadir," ujar Manang  Jumat (14/6/2024).

    Setelah dipecat dari polisi karena narkoba, FH bukannya kapok. Dia justru kembali menggeluti bisnis haram tersebut.

    "Awalnya FH pengguna narkoba, tapi setelah dipecat, dia ikut mengedarkan sabu," jelas Manang.

    Saat dihadirkan dalam konferensi pers, FH menundukkan kepalanya. Bahkan FH terlihat hampir menangis menyesali perbuatannya.

    Manang menjelaskan, FH ditangkap bersama 5 pengedar narkoba lainnya pada Selasa (4/6/2024). Kelima pelaku lainnya yakni masing-masing berinisial AS (39), F (37), H (44), MC (42) dan HA (26).

    "Petugas menyita total sabu 2 kilogram milik para pelaku. Ada juga senjata airsoft gun milik F," jelas perwira menengah jebolan Akpol 2001 itu.

    Saat ini, para pelaku dan barang bukti telah ditahan di Rutan Mapolda Riau untuk diproses hukum.

    Mereka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

    "Polda Riau tidak akan mentolerir anggota kepolisian yang terlibat narkoba. Kita tidak main-main, siapa yang terlibat akan kita sikat," pungkas Manang.***