https://www.riaulapor.com


  • Copyright © riaulapor.com
    All Right Reserved.
    By : Aditya

    Pertambangan Emas Tanpa Izin

    Tertibkan 'PETI', AKBP Rendra Terjun Ke TKP Bersama Tim Gabungan Polres Kuansing

    Pemusnahan Rakit Dompeng PETI yang di lakukan Tim Gabungan Polres Kuansing, Senin (12/9/2022)

    / Kuantan Singingi

    RiauLapor.com, Kuantan Singingi - Personel gabungan Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi (Kuansing) lakukan Operasi penertiban kegiatan ilegal Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir dan Polsek Kuantan Tengah, Senin (12/9/2022) Sekira pukul 14.30 WIB.

    Operasi bersih-bersih PETI itu, dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK M.Si Jajaran bersama Kapolsek Kuantan Hilir serta Kapolsek Kuantan Tengah dan melibatkan sedikitnya 36 Personel gabungan yang diturunkan ke lokasi.

    Polres Kuansing melalui Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho SH MH dalam keterangannya mengatakan pada wartawan, Dilokasi pertama Tim melakukan operasi penertiban PETI di aliran sungai bendungan desa teratak jering.

    "Personel gabungan dari Polres dan Polsek memulai operasi dengan menyisir dilokasi PETI yang berada di aliran sungai bendungan desa teratak jering kecamatan kuantan hilir seberang," Terangnya.

    Kasat menyebutkan, dilokasi itu Tim gabungan tidak dapat menangkap pelaku PETI, karena lokasi tersebut berupa hamparan terbuka luas, yang memudahkan pelaku untuk mengetahui kedatangan polisi dan kabur saat hendak di tangkap.

    "Dilokasi sungai bendungan desa teratak jering. Aktifitas rakit dompeng PETI terletak ditengah-tengah hamparan terbuka seluas sekitar 10 Ha. Sehingga kedatangan tim dengan mudah diketahui pelaku, yang kemudian membuat para pelaku dapat melarikan diri ke kebun karet tua sekitar lokasi," Sebut AKP Linter.

    Baca Juga: Penambang PETI di Desa Pulau Godang Kari, Diciduk Tim Gabungan Satreskrim Polres Kuansing

    Namun, Kasat menyebutkan, walau pelaku berhasil melarikan diri, mesin dan peralatan yang ditinggal lari oleh pelaku sebanyak 20 rakit dompeng, dapat dimusnahkan oleh Tim dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.

    Dilokasi kedua, Tim gabungan melakukan penyisiran ke aliran sungai Kuantan di Kecamatan Kuantan Tengah, tepatnya di perbatasan desa Koto Sentajo dengan desa sawah.

    Disana, Tim gabungan menemukan 10 rakit PETI yang sedang tidak beroperasi. Kemudian, Terhadap 10 rakit atau mesin PETI tersebut, dilakukan pemusnahan dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali. 

    Dalam operasi bersih bersih ini, Selain Kasat Reskrim, Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata juga di dampingi oleh Kanit I reskrim Ipda Mario Suwito SH, para Kanit, KBO di masing - masing Polsek, serta personil Polsek Kuantan Tengah dan Polsek Kuantan Hilir.

    (Sulmadri S.P)