https://www.riaulapor.com


  • Copyright © riaulapor.com
    All Right Reserved.
    By : Aditya

    Waspada DBD! Kasusnya di Riau Terus Meningkat, Dinkes Riau Prediksi Puncaknya November dan Januari

    Nyamuk Aedes Aegypti (Nyamuk Demam Berdarah) - Dokumentasi Istimewa Internet

    RiauLapor.com, Pekanbaru - Jumlah kasus demam berdarah (DBD) dilaporkan Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau terus meningkat. Tercatat pada periode Januari hingga Agustus tahun 2022 terus meningkat apabila dibandingkan dengan kasus DBD tahun 2021.

    Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin, melalui Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit Diskes Riau, Ridwan, pada Jumat (16/9/2022) pada media.

    "Terdapat kenaikan jumlah pasien DBD pada setiap bulan, dari Januari sampai Agustus 2022 jika dibandingkan dengan tahun 2021," Terangnya.

     Dijelaskan oleh Ridwan, di Bulan Januari 2022 terdapat 263 kasus, sedangkan di tahun 2021 pada Bulan Januari hanya 65 kasus. Selanjutnya, perbandingan di Bulan Februari tahun 2022 terdapat 184 kasus, sementara di tahun 2021 hanya terdapat 61 kasus.

    "Untuk kasus di Bulan Maret tahun 2022 terdapat 134 kasus, sedangkan tahun 2021 hanya terdapat 74 kasus. Dan di bulan April tahun 2022 terdapat 148 kasus sedangkan di tahun 2021 hanya terdapat 91 kasus," jelasnya. 

    Kemudian melanjutkan, perbandingan di Bulan Mei tahun 2022 terdapat 103 kasus, sedangkan di Bulan mei tahun 2021 hanya terdapat 68 kasus. Selanjutnya, pada Bulan Juni tahun 2022 terdapat 189 kasus, sedangkan pada bulan Juni tahun 2021 lalu hanya terdapat 79 kasus.

    "Di bulan Juli tahun 2022 terdapat 268 kasus, sedangkan tahun 2021 terdapat 57 kasus. Dan pada Agustus tahun 2022 terdapat 64 kasus sedangkan Agustus tahun 2021 lalu hanya terdapat 42 kasus," ucapnya.

    Rincian Kasus DBD di Provinsi Riau:
    Bulan Januari, 263 kasus 2022 - 63 kasus 2021
    Bulan Februari, 184 kasus 2022 -  61 kasus 2021
    Bulan Maret, 134 kasus 2022 - 74 kasus 2021
    Bulan April, 148 kasus 2022 - 91 kasus 2021
    Bulan Mei, 103 kasus 2022 - 68 kasus 2021
    Bulan Juni, 189 kasus 2022 - 79 kasus 2021
    Bulan Juli, 268 kasus 2022 - 57 kasus 2021
    Bulan Agustus, 64 kasus 2022 - 42 kasus 2021

    Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa diperkirakan, kasus DBD akan terjadi peningkatan yang diprediksi akan dimulai pada Bulan Oktober 2022 mendatang.

    "Diperkirakan, Puncak kasus DBD terjadi di Bulan November dan Januari," Dikatakannya lagi.

     Kendati demikian, Ridwan mengatakan, jumlah kasus DBD di Provinsi Riau pada Bulan Januari sampai Agustus masih berada di bawah garis maksimal kasus DBD.

     Kemudian, peningkatan kasus DBD hampir di seluruh Kabupaten/Kota mencapai 75% pada tahun 2022 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tahun 2021.

    Untuk itu, ia menghimbau masyarakat agar menjaga lingkungan dan menjaga kesehatan. "Meski begitu, Kita tetap ingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup yang bersih, sehat dan menjaga pola makan dan pola hidup sehat agar terhindar dari DBD," Tutupnya.