https://www.riaulapor.com


  • Copyright © riaulapor.com
    All Right Reserved.
    By : Aditya

    Geng Motor

    4 dari 15 Orang Gerombolan Geng Motor di Pekanbaru, Ditetapkan Tersangka Oleh Polresta

    Raka Putra (18) Mike Septian Tito (19) Muhammad Riski Ramadhan (19) dan SR (Dibawah Umur) Tersangka penganiayaan di jalan kota Pekanbaru dan barang bukti, Rabu (21/9/2022).

    RiauLapor.com, Pekanbaru - Polresta Pekanbaru menetapkan 4 dari 15 orang diduga pelaku penganiayaan yang diamankan Tim Gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Tim Resmob Jatanras Polda Riau, pada selasa 20 September 2022 kemarin.

    Polresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi MH melalui Kasat Reskrim Kompol Andrie Setiawan SIK mengatakan kepada riaulapor.com, bahwa dari 15 orang diduga pelaku penganiayaan itu, penyidik telah menetapkan 4 orang diantaranya menjadi tersangka.

    "Dari hasil penyidikan dan pendalaman, kami Menetapkan Raka Putra (18) Mike Septian Tito (19) Muhammad Riski Ramadhan (19) dan SR (dibawah Umur) sebagai tersangka," Ucapnya.

    Sementara itu, sebut Andrie, untuk 11 orang rekan dari para tersangka tidak terlibat penganiayaan dan kekerasan di jalan. "Untuk 11 orang lainnya, membuat surat pernyataan dan wajib lapor".

    Untuk keempat tersangka, akan disangkakan dengan Pasal 170 dan atau 351 JO 55, 56 KUHP tentang Penganiayaan dengan bersama-sama dengan ancaman kurungan penjara paling lama 5 tahun.

    Baca Juga: Tim Gabungan Polresta Pekanbaru Mengamankan 15 Orang Diduga Genk Motor Pelaku Penganiayaan

    Kompol Andrie juga menjelaskan, bahwa 4 tersangka ini, melakukan penganiayaan di dua TKP yang berbeda, yakni di Jalan Paus (simpang jalan Arifin Ahmad) Keluruhan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru dan Jalan Arifin Ahmad (depan Cafe raun raun) Sidomulyo Timur Marpoyan Damai Pekanbaru.

     

    "Penganiayaan pertama terjadi pada hari Minggu tanggal 11 September 2022, saat itu sekira pukul 01.30 WIB, dijalan Arifin Achmad terhadap korban NS. Saat berboncengan dengan temannya, Tiba-tiba korban dipukul dari belakang menggunakan tongkat besi oleh gerombolan dari para tersangka, Namun korban berhasil memacu kendaraan untuk lari dan menuju RS Bina Kasih," kata Andrie

    "Selanjutnya penganiayaan kedua, terjadi dihari yang sama sekira pukul 02.00 WIB, dipinggir Jalan Paus terhadap korban NR. Saat korban bersama temannya sedang asik bercerita tiba-tiba di datangi gerombolan tersangka yang langsung menyerang korban dengan meninju dan memukulkan tongkat besi ke pelipis dan kepala korban. Warga yang mengetahui, langsung melerai penganiayaan itu dari para tersangka dan gerombolan itu lari meninggalkan TKP," Ungkap Andrie.

    Dari keempat tersangka Polisi juga menyita barang bukti berupa 1 buah besi pull up, 1 Unit Motor Nmax Warna Merah Marun Nopol. BM 2211 FH, 1 Unit Motor Nmax Warna Hitam Nopol. BM 6949 WS, 1 buah Helem KYT Warna Putih dan Handphone para tersangka.

    diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Tim Resmob Jatanras Polda Riau berhasil mengamankan 15 orang diduga kelompok geng motor yang melakukan penganiayaan terhadap seorang warga yang terjadi di Simpang Jalan Paus Arifin Achmad, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru beberapa waktu lalu. Pada Selasa (20/9/2022).

    Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH, membenarkan penangkapan itu, "Benar, kita mengamankan 15 orang diduga kelompok geng motor. Saat ini masih dalam proses pendalaman,".

    Untuk diketahui, sebelumnya seorang warga Pekanbaru menjadi korban dugaan penganiayaan oleh kelompok geng motor, Minggu (11/9/2022) dinihari lalu.

    Diketahui peristiwa itu terjadi di Jalan Arifin Achmad Pekanbaru tepatnya di Simpang Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai. Atas peristiwa itu, remaja tersebut mengalami luka pada bagian kepalanya yang sempat viral di media sosial.